Merasa Tak Berharga

Apa rasanya jika anda di cerca didalam satu forum pertemuan, dihadiri sejumlah orang yang selama ini dianggap teman, sementara anda tahu, bahwa apa yang dituduhkan itu tidaklah benar??

 

Dan saya tahu apa rasanya. Saat mendengar quotation itu keluar dari mulut seorang yang selama ini saya hormati karena kapasitas akademisnya, usia juga bidang keilmuannya. Rasanya ingin meledak saat itu juga. Ingin saya teriakan dan balas semua tuduhannya dengan perkataan pembelaan diri,berkata bahwa semua tuduhanny tidak benar.  Bahkan jika itu belum cukup, saya ingin tampar mulutnya, saya robek robek, lalu saya balik mencaci dan menunjuk tepat didepan batang hidungnya.

 

Tapi itu tak mampu saya lakukan. Sebaliknya, mulut ini tak mengeluarkan sepatah katapun? Padahal hati saya sudah dipenuhi amarah. Kaki saya tak jua beranjak dari tempat saya duduk, padahal sudah ingin berlari menuju pintu keluar, menghindari semua mata dan telinga yang seolah membenarkan apa yang dituduhkan.

 

Saat itu saya merasa seperti seonggok kotoran yang tak ada harganya. Tak mampu membela diri. Dan memang  tak berniat untuk membela diri. Biarlah, tugas saya bukan lah untuk mengatakan bahwa Saya Benar, tapi saya akan menunjukkan bahwa Saya Berlaku Benar.

 

Rabb..

Engkau Maha Tahu, apa yang dituduhkan mereka tidak lah benar.

 
 
-Feb 2009-
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s