Inilah rasa KEHILANGAN itu…

hampir 3 tahun menghuni MP. Begitu saya baca kembali, hampir semua tulisan isinya adalah hal remeh temeh yang sama sekali tidak penting. Bagaimana orang bisa membaca dan mendapatkan hal yang bermanfaat dari tulisan semacam ini??

lha wong isinya hanya kejadian sehari hari yang konyol, yang nyeleneh, iseng, atau hanya berisi celotehan yang ece ece. Benar benar ga penting. Sempat saya putuskan untuk berhenti menuliskan semua hal tidak penting itu, tapi saya belum bisa. Karena saya tahu, alasan saya menuliskan semua hal remeh temeh itu.

Selain MP, saya masih memiliki beberapa account blog lain. Di account yang lain itu, saya menulis hal serius, seperti sesuatu yang berhubungan dengan bidang keilmuan dimana saya berkecimpung selama ini. Bahkan ada satu blog agi yang isinya adalah lapisan diri saya bagian terdalam.

Ya, betul..secara tidak langsung,saya membagi satu diri saya menjadi beberapa lapisan. Lapisan pertama adalah disini dezia.multiply.com, tempat dimana saya bercerita tentang keseharian, dan saya layaknya yang orang orang kenal sebagai teman. Sementara Lapisan kedua adalah, saat saya menjadi saya dengan sedikit lapisan private dan melibatkan saya dan sahabat juga orang orang terdekat. Sementara Lapisan Ketiga, adalah saya dengan sekelumit pemikiran dan kata hati yang kadang sedikit “aneh”  jika dibahas di sini. Dan Lapisan Keempat adalah tempat dimana saya mencoba memaksimalkan kerja otak, yang isinya adalah aktivitas berjuta neuron yang teramat sangat berhubungan dengan aktivitas yang saya geluti.

Jadi, Blog pertama adalah first impression saya sebagai makhluk sosial, sementara Blog kedua adalah saya sebagai anggota komunitas dengan kadar kedekatan yang lebih. Blog ketiga, hanya untuk saya dan saya sebagai pribadi. Sedangkan Blog ke empat adalah saya dengan profesi saya. Dan ajaibnya, saya mendapati diri saya dengan berbagai potensi. Saya baru menyadari, bahwa gaya penulisan di ke empat blog saya begitu berbeda. Jauh berbeda.

Tapi, itulah adanya saya. Dan saya teramat sangat percaya bahwa lapisan lapisan selanjutnya akan terungkap sedikit demi sedikit. Bahkan ketika saya di tawari untuk mulai meng-inventarisir semua tulisan yang tersebar di berbagai blog, dan untuk selanjutnya dijilid mirip notes, saya kebingungan sendiri. Kenapa?? karena temanya begitu beragam. Masa harus ada 4 notes berbeda? atau jangan jangan, akan ada lapisan berikutnya?? dan berikutnya?? who knows???

Sementara,  awal saya terjun ke dunia blog khususnya dezia, alasannya adalah lebih ke kompensasi atas rasa kehilangan. Ya..kehilangan atas seorang teman tempat saya berceloteh tentang apa yang terjadi sehari hari di dunia nyata yang begitu menyenangkan. Teman yang setia mendengarkan semua keluh kesah, sedih, kekonyolan, keisengan, kecerewetan, ketololan, kegilaan saya.  Teman tempat saya menemukan dunia yang utuh. Teman menonton, teman berdebat, teman di sela tumpukan buku, teman setia untuk berebut koran, teman minum kopi, teman jalan jalan, dan teman yang senantiasa setia dengan senyum dan telinga yang tak pernah bosan dijejali cerita aneh.ya, saya kehilangan semua moment itu. Dan saat rasa kehilangan itu memuncak karena tak jua bertemu penggantinya yang sepadan (dan mungkin tidak akan pernah ada),  saya memutuskan untuk berceloteh di blog ini.

Maka, maaf jika isi blog ini tak lebih dari cerita sehari hari yang sama sekali tidak penting bagi yang membaca. Tapi,bagi saya, blog ini adalah teman berceloteh saya, pengganti rasa kehilangan itu.

Jadi, inilah dunia yang sama sekali tidak penting bagi semua yang membaca. Tapi, bagi saya, ini adalah tempat terpenting , dunia tempat saya menemukan teman yang setia, yang tak bosan dijejali cerita aneh ,karena  tidak akan ada yang mampu menjadi padanan nya di dunia nyata. Ya..tidak ada yang bisa menggantikannya. Karena di dunia nyata, hanya ada satu orang yang mampu berlaku seperti itu. Dan itu adalah ayah saya.

—bandung, 16 feb 10, saat rindu akan semua momen itu teramat mendera —

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s