Di Lain dunia

Ia seorang perempuan cantik berusia 35 tahun yang bersemangat. Dengan seorang remaja cantik yang setia memanggilnya Mama dan seorang Laki laki yang teramat mencintainya.

Hidupnya adalah irisan bagi banyak orang. Teman berbagi, teman berkelahi, teman berdebat. Tawanya hangat nan renyah tanpa beban. Senang berada di dekatnya.

Maka ketika titik akhirnya telah sampai, ia tinggalkan semua obsesinya. SeorangĀ  remaja cantik yang belum mengerti hidup dan kehidupan tergugu di samping nisannya. Berdiri di sampingnya sesosok lelaki gagah yang tabah,terpekur di tanah merah yang menimbun sosok cantik periang itu.

Lalu, aku yang tak mampu mendekat, dengan hati tersayat berbisik :

“apa yang dirasakan, saat tanah itu menimbunmu?dingin?”
“apa rasanya, berada di sana sendirian?”
“ramaikah disana? seperti hiruk pikuknya dunia yang kau tinggalkan?”
“gemerlap atau gelapkah?”
“apakah disana ada seseorang yang kau kenal?”

Dan kaki ini tetap harus beranjak. Meninggalkan mu sendirian. Sepi.

in memoriam seorang kakak dan sahabat tercinta, Wida Juangsih 16 Mei 1975-09 Juli 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s