anak (kos) mamah??

Kemarin pagi -berwajah bantal dan bermata panda- menggendong ransel di pundak bertemu dengan seorang ibu di ujung gang. Karena kami berpapasan muka, maka saya tersenyum -walaupun saya tidak kenal- padanya. Dan tiba tiba ibu itu bertanya : ” Neng, kemana aja. Nge-kost ya sekarang? ga pernah keliatan” . Dapet pertanyaan seperti itu saya kaget. Lalu saya jawab ” ada aja bu, nggak nge-kost. Masih tinggal sama mamah”  Lalu semuanya selesai.

Dan, sore menjelang malam -kira kira bada maghrib- saya masih menyusuri jalan menuju rumah. Di belokan, berpapasan dengan seorang tetangga yang jadi Ibu pengurus RT. Dan kembali terjadi percakapan singkat : ” Baru pulang neng? Pasti mau nengokin mamah ya?” Dan kening saya mengkerut, sambil jawab ” iya ibu, baru pulang kantor. Saya tiap hari pulang bu, kan masih tinggal sama mamah”  Ini yang mengejutkan saya.. Ibu itu sedikit kaget lalu balik berkata ” Aduh, kirain teh udah ga tinggal ama mamah. Maaf ya  neng… abisnya jarang – alias tidak pernah- keliatan.  Maafin ibu ya..”
 
Sampai ke rumah, terus cerita ama mamah tentang kejadian pagi dan sore itu. Mamah sih jawabnya singkat ” yaaa.. pergi subuh, pulang malem. Giliran libur juga nggak pernah keluar. Resiko kalo tidak dianggap warga sini lagi” 

wew ah.. jangan jangan selama ini aku dianggap anak kos yang tinggal di rumah mamah, alias bukan anaknya.. *toyorjidatsendiri* #amitamit

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s