Aaaaarrrrrrggggggghhhhhh……. =(

Terlelap jam 04.00 wib. Dan terbangun kala adzan subuh. What a day. Sebenarnya tidak berniat untuk memejamkan mata. Tapi apalah  daya… tak sanggup mata ini untuk terus melek.

Dimulai sabtu siang ,12 juli 2008, tepat jam 12.15 WIB .Pekerjaan  dimulai. Udara terik, matahari menyengat tepat di atas kepala. Panasss…. Mengawasi proses dilapangan ”as the only woman”, bukan tugas yang gampang. Gurauan ala lelaki, candaan yang rada-rada “nyerempet”, belum lagi  “penyamarataan” beban. Dampak emansipasi kata mereka.

Hingga waktu beranjak malam, giliran pengawasan mulai berlaku. Jam 22.00 Wib, para lelaki teman sejawat mulai membuka perbekalan. Mulai Sleeping bag, terpal, tenda, sampai KARTU !! Aneka kartu mereka bawa. Mulai kartu domino (gaple),uno,hingga kartu yang biasa. Alasannya apalagi..mengusir jenuh.

Tapi alesan itu memang masuk akal. Sampai waktu tak terasa melewati jam 02.00 dinihari,,mata tetap terjaga. Aneka perbekalan lain berserakan disekitar. Kopi,biskuit, roti, pop mie, donut, sampe air putih. Hawa dingin 20oC ga dirasa. Pakaian berlapis, kupluk, kaos kaki, rokok, adalah hal yang wajib. Sementara saya,, Alhamdulillah, tak terasa begitu menusuk,karena terlindungi kerudung, kaos kaki, Sweater +jaket, dan sarung tangan.

Sementara mereka main kartu,saya Cuma jadi penonton. Saya ga begitu mengerti. Tapi,, gara-gara sindiran ,plus ejekan yang bikin ”gerah”, akhirnya saya ”terjerumus” ikut permainan mereka. Dan udah bisa ditebak, saya selalu kalah (maklum,,amatir..) . Dan kesalnya,,setiap yang kalah diharuskan memakai Helm sepanjang permainan. Helm selanjutnya berpindah ke orang yang kalah. Dan apesnya,, saya selalu kebagian pake helm.

Ini helm beneran lho..Full Face, berat,pengap !!! Kebayang ga sih ?? sepanjang permainan,saya jadi bahan tertawaan mereka. Belum lagi perkara dokumentasi. Serupa selebriti yang jadi santapan empuk paparazzi. Kalau nggak inget malu,kayaknya saya udah nangis. Tapi, mau apa lagi? Inilah resiko kerja di lapangan  bareng laki-laki (based on my opinion )

Sampai akhirnyasaya terbebas dari siksaan karena tiba giliran saya untuk mengurusi urusan yang menjadi tanggung jawab saya. Anginnya dingiiiiiin… 20OC !!!  Menggigil,,beku rasanya. Tapi, alhamdulillah,, ga ngantuk. Makanya saya bisa nyelesein relatif cepat. Kembali ke basecamp, mereka masih saja asyik bermain kartu, ketawa ngakak, terus saling ejek. Beberapa rekan mereka sudah terlelap di Sleeping bAg nya. Sementara saya, tetep melihat mereka main, dan sesekali ikut mentertawakan rekan yang kalah. Enak ya..ngetawain orang,,tapi,,ga enak lho ditertawakan !!! beneran !!!

Tapi, mata dah mulai berat,,lalu menyelusup ke sleeping bag, saat angin dingin menusuk, dan tak terasa terlelap dalam posisi duduk. Jujur  nih,, saya ga berani tidur  sebagimana posisi biasanya jika berada di antara orang-bergender berbeda. Jadi,,saya duduk berselimut sleeping bag, merapat ke dinding atau pohon,, lalu terlelap. Hanya setengah jam,karena adzan subuh berikut rasa ga nyaman. Padahal bukan sekali ini saya tugas bareng mereka. Tapi,was-was selalu ada. Jadi ga pernah bisa tidur nyaman.

Saat wudhu, airnya dengan segera membuat  segar. Coz,dingin banget. Dan untuk kesekian kalinya lagi, saya shalat di ruang terbuka,beratapkan langit berhias bintang dan bulan sabit. Langitnya ceraaaah banget. Alhamdulillah..inilah hal yang paling saya sukai, jika tugas lapangan. Menatap bebas lukisan Sang Maha Pencipta. Speechless…

Dan pagi menjelang. Saatnya saya dimanjakan para laki-laki. Disediakan air panas, dibelikan sarapan pagi, dianter ke kamar kecil, di biarkan jadi penonton saat mengepak barang untuk pindah lokasi, dan tak lupa,barang perbekalan dan tas ransel saya dialihkan ke pundak mereka, dan mereka tidak protes saat saya terlelap di mobil sementara mereka sibuk. Hehe…

Tapi akibatnya, saat terbangun dan tiba di lokasi berikutnya,  bedak, pelembab, lip gloss , body lotion saya hilang. Mereka bilang,, barang –barang itu tidak mereka butuhkan , jadi di buang aja…!! ya iyyalaaah..mereka kan laki-laki!!!

Aaaaarrrrrrggggggghhhhhh……. =(

Iklan