-The Winner Stands Alone-

dua jalan bercabang di hutan yang menguning
maaf, aku tidak bisa melewati dua-duanya
sebagai satu-satunya pengelana, lama aku berdiri
menatap salah satunya sejauh mungkin
sampai jalan itu berbelok di semak-semak

lalu, kupilih jalan lain, sama rupa dan wujudnya
mungkin malah tampak lebih baik,
karena jalan itu berumput dan ingin dipijak;
meski lalu lalang di tempat itu
telah sama-sama mengubahnya

pagi itu, dua jalan sama-sama terbentang
tertutup daun-daun yang tak pernah terinjak
oh, kusimpan yang pertama untuk lain hari!
meski melihat dari pengalaman,
aku ragu apakah aku akan kembali.

dengan berat aku bercerita
pada masa yang teramat lampau
dua jalan bercabang di hutan, dan aku….
aku memilih jalan yang jarang dilalui orang,
dan pilihanku sudah membuat perbedaan besar

-The Winner Stands Alone, Paulo Coelho-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s