Visi dan Misi untuk 2018

Ini celotehan ga penting di sela hujan yang mengguyur bandung ga henti-henti.

Dikoridor kampus, berempat memandang butir-butir air hujan yang berjatuhan.

Febry, teman asal salah satu kabupaten di ujung timur kepulauan Indonesia

cerita tentang proses kelahiran sang anak yang terpaksa dibawa ke ibukota propinsi

karena di kabupatennya nggak ada bidan, yang ada Cuma dukun mistis (haha)

Terus, jadilah dia cerita mengenai tanah kelahirannya

Kondisi pemerintahan daerah pasca otonomi daerah

Sumber daya manusia,

Uang yang dihambur-hamburkan pemerintah

Lalu..

”doa’in aku.. tahun 2018 aku mau nyalonin jadi bupati..”

Hehe..dah mulai ngelantur niy,,

“ Pokoknya, kalau aku jadi bupati, semua proyek pengembangan daerah, ga akan aku kasih ke konsultan. Aku kasih itu proyek ke pihak Universitas . Biarkan para akademisi yang berfikir, membuat konsepnya. Lalu dia kirim itu mahasiswa untuk melakukan penelitian tugas akhir atau tesis di daerahku. Aku sediain semua budgetnya. Lalu, aku akan menyeleksi orang-orang dari luar daerahku untuk aku kontrak jadi pegawai negeri di bawah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah untuk ngelaksanain proyek itu.

Gimana Program aku ?? bagus tidak??”

Yee…Kampanye pak??

*tapi, lumayan bagus juga tuh pemikirannya.. …*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s