Putri Malu 20

Nama yang begitu membekas di ingatan. Setiap mengucapkannya, terbayang semua kenangan, menimbulkan rasa yang begitu sulit untuk diterjemahkan. Sensasi berjuta rasa. Ada kangen, tawa, keringat juga cucuran air mata.

Adalah sebuah tempat dengan penghuni 10 orang perempuan, terbagi dalam 5 kamar. Halaman depan rimbun dengan pepohonan Nangka, rambutan, dan Jemuran pakaian. Adanya di sebuah jalan yang cukup ramai dengan aktivitas,karena terhitung strategis. Dekat ke kampus, dekat juga ke internusa. Ya..Putri Malu 20 adalah…..Kostan Putri yang terletak di Jl Malabar Ujung no.20 bogor. Malu sendiri adalah singkatan dari malabar ujung. Hehehe..

Aduh,,kangen banget nih ama penghuni nya.!! Apa kabarnya teteh teteh ku tercinta itu. Kalau inget jaman nge-kost dulu, suka ketawa sendiri. Kostan ini (bagi aku) istimewa sekali. Awal mula tumbuh kesadaran beragama, membentuk kemandirian termasuk ngatur uang jajan, belajar jadi orang dewasa,dan segala macam.

Dari luar, rumah ini nampak selalu sepi. Jendela kaca yang mengelilingi rumah selalu tertutup gorden. Kecuali pagi hari,gorden dan kaca terbuka. Itupun hanya untuk 2 jam. Jam 9 pagi, pasti tertutup lagi. Biasanya, jam segitu penghuni rumah sudah mulai pergi kuliah. Ruang tamu dan sekaligus Ruang TV tempat kita ngumpul dan shalat berjamah, selalu sepi. Jarang sekali tamu yang duduk di situ, karena tamu (apalagi ikhwan) DILARANG masuk. Jadi,kursi tamu biasanya dipake ama teteh-teteh kalau lagi bosen di kamar, atau lagi kepanasan,buat sekedar tiduran sambil menikmati sepi (cieee..).

Tiba jam 4 sore, ruang tamu pasti penuh. Semua penghuni tumplek blek di situ. Ngapain coba? Ada yang makan, ada yang cerita tentang kuliahnya, ada yang selonjoran, nonton TV, ngerjain tugas, ngitung biji cabe, ada yang mau mandi tapi malah nyangkut di ruang tamu, atau bagi bagi makanan!!. Kadang-kadang rapat tentang bayar listrik, piket, jadwal imam shalat, jirum (pengajian rumah), jadwal mabit, katering, bibi cuci, lampu mati, bayar kostan, ampe jatah nasi dan kerupuk.

Masuk adzan maghrib, kita shalat berjamaah, lalu masuk kamar masing-masing, ada yang tadarus, ada juga yang ngobrol dikit sambil nunggu adzan isya untuk kembali shalat berjamaah. Lewat isya, kostan sepi. Jam 9 malam pintu gerbang dan pintu rumah di kunci. Penghuninya sibuk di kamar dengan roommate-nya. Belajar,,lalu tidur..

Kangen banget ama suasana itu, kangen ama teteh-tetehnya, dan intinya, kangen ama jaman itu.!! Hiks hiks.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s