[Jawaban] Sebuah Tanya

Setiap manusia adalah unik. Diciptakan dengan kualifikasi juga spesifikasi yang tidak mungkin sama satu dengan yang lain. Seiring waktu,,terjadi perubahan yang dipengaruhi oleh lingkungan, interaksi sosial juga pola didik orang tua. Secara otomatis terbentuklah pola pikir juga sifat yang menjadi karakter seseorang.

Pernahkah terpikir bahwa kita mempunyai sisi yang tersembunyi dan kita tidak pernah mau orang lain tahu ?? Kadang kita tertawa padahal setumpuk masalah membelit, memenuhi kepala hingga penat, membuat dada sesak, seakan-akan kita sendirilah yang punya massalah seberat itu. Kita butuh teman untuk sharing, someone to lean on, curhat, a shoulder to cry on, atau apapun itu, minimal hal yang bisa bikin kita ngerasa sedikit ringan. Tapi apa daya..tak sedikitpun kata bisa kita umbar manakala sahabat terdekat ada di sisi, rasanya tak tega hati kita menambah bebannya. Pikiran kita sudah menutup simpul neuron untuk curhat. Siapa berani jamin dia, -sahabat yang sekarang ada dan bersedia mendengar keluh kesah-, sedang dalam kondisi sedikitpun tak mempunyai masalah? Apa masalah kita tidak akan mambuat keningnya berkerut? jangan-jangan malah nambah kerutan ….

Walhasil..kita harus memilah dan memilih. Maka, bisa jadi kita tidak membuka apapun yang terjadi pada diri kita, karena pertimbangan-pertimbangn itu. Hingga yang terlihat adalah diri kita yang seolah olah tak punya masalah. Karena selalu tertawa, ceria, haha hihi,,padahal..who knows??

Saya percaya setiap orang punya sisi itu . Saya selalu menyebutnya sisi Private dan sisi Publik. Apa yang ditampilkan di hadapan orang bisa jadi bukanlah ‘kita” yang sebenarnya. Kita menampilkan sisi publik dengan berbagai tujuan. Tidak selalu bermakna negatif. Dan itu sah-sah saja. Kapan seseorang menampilkan sisi private dan sisi publiknya, hanya dirinya yang tahu.

Seperti yang pernah ust. Anis Matta tulis dalam buku “biarkan kuncupnya mekar jadi bunga”, bahwa setiap orang punya lapisan kepribadian yang tak akan pernah habis di explore. Jika diibaratkan buku,,ada yang mempunyai kemasan menarik, tapi saat dibuka halaman demi halaman, terasa membosankan. Atau sebaliknya., jilid seadanya, tapi setiap halaman mempunyai kejutan-kejutan yang tak diduga. Bahkan, bisa jadi dari sejak halaman pertama hingga tamat kita membacanya, semuanya menjadi satu alur yang begitu mengagumkan. Sampai membuat kita ketagihan membacanya.. tak ada kata bosan.

Jadi jangan pernah melihat karakter seseorang dari sisi publiknya saja. Lihatlah secara mendalam. Yakini bahwa setiap orang yang kita kenal mempunyai sisi private. Dan jangan coba mengusiknya untuk sekedar menuntaskan keingintahuan mengenai apa yang ada dibalik sisi privatenya. Segala sesuatu punya alasan.

,,,selama kita membaca halaman demi halaman lapisan kepribadian seseorang, kita akan semakin tahu kapasitas , kualitas, juga spesifikasi seseorang. Tapi,,siapa berani jamin,,bahwa kita akan membaca semua lapisan kepribadiannya hingga tuntas halaman akhir?? bisa jadi,,,halaman yang tersedia hanya beberapa lembar saja,,karena jatah umur yang disediakan dariNya telah habis sebelum kita tahu semuanya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s